Diduga ,CV SHAFANA KARYA BERSAMA Proyek Hotmix"Tidak Sesuai Spesifikasi, Dan Curangi ketebalan
Tangerang_BSN.com- Proyek hotmix peningkatan jalan lingkungan di kp cempaka RT 03 rw 03 dan rt 02 rw 03 Desa karangharja Kecamatan cisoka kabupaten Tangerang
APBD ,TA 2026 volume :125 m X 3 m dengan Nilar proyek Rp 98. 950.000.00, pelaksana CV SHAFANA KARYA BERSAMA waktu pelaksanaan 21 hari kalender.
Menuai keritikan tajam ,Pasalnya, pantauan media, pengerjaan proyek jalan lingkungan kp cempaka rt 03 rw 03 dan rt 02 rw 03 yang dilakukan pihak kontraktor CV Shafana karya bersama diduga tidak sesuai spesifikasi teknis. Dari pantauan media di lapangan, banyak ditemukan kejanggalan dugaan asal jadi. senen 9 maret 2026.
Tidak menggunakan agregat dan scrap langsung disiram split seharusnya ada,lapisan pondasi bawah ( lpb ) tidak sesuai dengan pungsi spesifikasi nya yang sudah ditentukan oleh dinas terkait.
ketebalan hotmix terlihat kurang memadai dari ketentuan yang ada, sehingga dikhawatirkan tidak akan bertahan lama.dan akan gampang rusak .
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menuturkan, saya merasa bangga dan senang kampung saya mendapatkan pembangunan jalan namun saya merasa kecewa kalau hotmix tersebut tidak sesuai dengan kualitas , apalagi pembangunan tersebut terkesan asal-asalan.
“Kami sangat mengapresiasi adanya pembangunan jalan ini, tapi kalau kualitasnya seperti ini tentu masyarakat kecewa. Hotmix terlihat tidak rata ketebalan nya ada tipis, sebagian juga ada yang tebal ,sebagian ada yang tipis khawatir nanti cepat rusak,” ujarnya,kepada media . Selasa 20/3/2026
Dikonfirmasi Cecep pengawas (exbang) dari kecamatan cisoka melalui aplikasi WhatsApp terkait pelaksanaan proyek hotmix yang lagi dilaksanakan di kp cempaka rt 03 rw 03 dan rt 02 rw 03 tidak ada jawaban ( tidak respon)
Saat pelaksanaan proyek hotmix dimulai Cecep pengawas ada dilokasi ,tidak ada himbauan atau teguran walau banyak kejanggalan dalam pelaksanaan teknis proyek hotmix.
Proyek hotmix tersebut menuai keritikan dari "Ade aktivis serang, seharusnya cecep selaku pengawas harus respon atas pemberitahuan media dan juga dijawab apapun jawabannya
Himbauan juga kepada bapak camat Sumartono dan cecep selaku pengawas lebih selektif dalam memilih rekanan atau kontraktor yang lebih profesional dalam pekerjaan , jangan hanya demi kepintingan pribadi pihak kontraktor mengabaikan mutu serta kwalitas .
Lanjut Ade sudah jelas proyek kecamatan ( PL) adalah tanggung jawab pihak kecamatan
Jangan sampai ada dugaan kontraktor ada kerjasama dengan pihak pengawas,sehingga pekerjaan proyek hotmix tersebut mengabaikan aturan tidak menjaga mutu serta kwalitas sehingga hotmix tersebut akan cepat rusak
“Kami minta pemerintah khususnya jangan hanya sekadar membangun, tapi juga memperhatikan kualitasnya. Kalau cepat rusak, yang rugi masyarakat juga,” tambah Ade
Hingga berita ini ditayangkan,cecep pengawas dan kontraktor belum bisa dimintai keterangan
(Maulana)
