SERANG, BSN.COM - Musyawarah Besar (Mubes) VI Kesti Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) resmi menetapkan H. Wahyu Nurjamil kembali sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) TTKKDH untuk periode 2026–2031. Bersamanya, H.maman Sulaiman terpilih sebagai Wakil Ketua Umum.
Penetapan dilakukan secara aklamasi di Hotel Harison Kota Serang pada Sabtu (14/Februari/2026), setelah tidak ada kandidat lain yang mendaftar hingga batas waktu akhir pencalonan.
Wahyu Nurjamil menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawab besar atas amanah yang diberikan kembali. "Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan tidak boleh kosong, jadi konsolidasi dan keberlanjutan program adalah prioritas utama," ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa program jangka pendek organisasi akan difokuskan pada evaluasi internal, penguatan ekonomi umat, serta dukungan terhadap program pemerintah pusat dan daerah. "Kita akan memperbaiki kekurangan yang pernah terjadi, terutama terkait pemberdayaan ekonomi. Selain itu, kami juga akan mendukung program Presiden Prabowo Subianto dalam pelestarian seni dan budaya tradisional," tambahnya.
Sebagai langkah pembenahan, akan dilakukan rotasi dan evaluasi kinerja pengurus hingga tingkat daerah untuk memperkuat struktur organisasi. Selama lima tahun terakhir, TTKKDH telah aktif bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam pembinaan atlet pencak silat dan pelestarian budaya, dengan beberapa atlet telah tampil di ajang nasional.
H,maman Sulaiman juga menyampaikan komitmennya untuk mendukung kerja sama penuh dengan Wahyu Nurjamil dalam menjalankan tugas. "Kita akan bersama-sama membawa TTKKDH menjadi organisasi yang lebih solid dan bermanfaat bagi masyarakat," katanya.
Ketua Panitia Mubes VI, menyatakan bahwa terpilihnya kembali Wahyu Nurjamil dan terpilihnya H,maman Sulaiman merupakan bentuk kepercayaan penuh dari seluruh DPW dan DPD TTKKDH. "Kami yakin di bawah kepemimpinan mereka, TTKKDH akan terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi bangsa," ujar ketau panitia tutup nya
( ade ).


