BSN.com-Tangerang- beberapa har lalu pakuhaji sempat digegerkan dengan isu panas penangkapan pengedar obat keras daftar G jenis tramadol dan exymer .
Inisial R ditangkap satuan reskrim polsek pakuhaji yang diduga dengan sengaja mengedarkan obat keras daftar G jenis tramadol dan exymer di wilayah sukadiri kecamatan mauk .kabupaten tangerang.
Isu panas tersebut dugaan disebabkan tidak terimanya kordinator wilayah mauk .
Gesti menceritakan kejadian tersebut kepada beberapa awak media " Gesti selaku pengurus sekaligus kordinator peredaran obat keras golongan G jenis tramadol dan exymer yang tampa ijin edar tersebut, tidak terima karna inisial R berjualan diwilayah sukadiri kecamatan mauk kabupaten tangerang bukan wilayah dipakuhaji.kota tangerang.
Gesti pun menjelaskan saat dirinya mendatangi polsek pakuhaji sempat mempertanyakan kepada anggota polsek kalau penangkapan R tersebut hasil pengembangan apa bukan,,,? kalau hasil pengembangan mana orang yang di tangkap sebelum R namun pihak polsek pakuhaji belum bisa menunjukan siapa orang tersebut cerita Gesti dengan nada kesal.
Lanjut Gesti pun sempat menyebutkan nama seseorang berinisial JP sebenarnya itu ulah JP karna ada anak buah saya yang melihat JP saat penangkapan R ada didalam mbl ucap Gesti dengan nada tinggi . sabtu 11 oktober 2025.
Lain halnya dengan inisial JP saat dikonfirmasi awak media,dengan gamblang menjelaskan bahwa diri tidak tau menau terkait penangkapan inisial R ...?
[12/10, 21.18] : Demi awlloh gk tau menau hari itu saya lagi ama om diding seharian ngurusin peroyek
[12/10, 22.09] : Ngapain om saya ikut ikutan kaya gitu
[12/10, 22.20] : Ya om makasi impo nya dan terkait penangkapan itu saya tidak tau menau om
[12/10, 22.21] : kurang tau juga om perihal berta yg om krm saya juga kaget karna skrng saya ke banyakan urusan peroyek
[12/10, 22.31] : Begitu lah yah inti nya saya tidak tau menau dan klw usaha peroyek yg di jalanin skrng uda mulai proses saya abai kan semua usaha jenis g sebenar nya saya uda gk mau karna saya kasian ma irpan nyewa tmpt saya yah mau gimana lagi karna irpan orang nya baik ok om bsk ada acara jauh gunung sindur bogor
Senen 13 oktober media pun mencoba konfirmasi kepada kapolsek pakuhaji AKP Rohkmatulloh SH, melalui aplikasi WhatsApp, untuk mempertayakan penangkapan R oleh anggotanya,
[13/10, 15.10] Datang aja langsung Bang
[13/10, 15.10] Ke kanit Reskrim
Sama halnya awak media kembali Konfirmasi kepada kanit Reskrim pakuhaji Ipda Arqi Afiandi SH ,untuk hal yang sama mempertanyakan terkaik penangkapan R...??
Senin 13 oktober
[13/10, 18.08] Sedang di proses hukum bg
[13/10, 18.38] Besok saya ada kegiatan ke polres pak (selasa red ).
[13/10, 19.06] Palingan hari rabu saya ada.
karna rasa penasaran dengan isu panas dipakuhaji , media pun meluncur kepolsek pakuhaji sesuai dengan jawaban kanit Reskrim, namun tidak bisa bertemu dengan kanit Reskrim.karna lagi sibuk ada kegiatan dipolres
Rabu 15 oktober
[15/10, 14.26] Saya masih di polres ada kegiatan pak.
[15/10, 14.26] Saya masih di polres ada kegiatan pak
[15/10, 14.31] Belum ke kantor sayanya pak ada kegiatan
[15/10, 14.53] Bapak gak ngabarin sih kalau mau jalan ke polsek, iya masih ada kegiatan sayanya
[15/10, 15.33] Hampura yah 🙏
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai transparansi dan akuntabilitas penegak hukum dalam menyikapi informasi publik, terutama yang berkaitan dengan isu-isu krusial seperti peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang yang meresahkan masyarakat.
Publik menanti respons dan penjelasan dari pihak terkait mengenai insiden ini, sekaligus penanganan tuntas terhadap maraknya peredaran obat keras di wilayah Pakuhaji.
Sampai berita ini ditayangkan Kanit Reskrim pakuhaji belum memberikan keterangan dan klarifikasi.
( redaksi )


