Tangerang - BSN.Com_ Antrian kendaraan roda dua tampak mengulir panjang di salah satu SPBU 34-157-09 desa caringin kecamatan Cisoka Tangeran Banten, Rabu (17/12/2025) siang hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, mayoritas pengantri merupakan pengendara motor “TANDER”, yang diduga membeli Pertalite menggunakan berbagai modus.serta untuk kepentingan pribadi, seharusnya pihak SPBU lebih mengutamakan pengendara lain yang bersifat urgent , karena wiayah Banten khususnya Tangerang didominasi karyawan ( buruh pabrik ).
Warga sekitar menilai fenomena ini bukan hal baru ,karna pemandangan terjadi hampir setiap hari.
Informasi yang awak media gali dari sumber yang dapat dipercaya ,hal tersebut hampir setiap hari dari mulai buka SPBU pokoknya 24 jam, ini terlihat sejak pukul 06.00 WIB, saat banyak pengendara memadati area pengisian bahan bakar minyak ( BBM ) Pertalite. Motor-motor berbaris rapi sering kali hingga keluar jalur SPBU, sementara operator tampak kewalahan melayani tingginya permintaan , pembelian masyarakat setiap hari.
“Setiap pagi pasti ramai. Banyak motor tander datang dan bolak-balik isi Pertalite. Kadang bikin antrean panjang dan mengganggu pengguna lain,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Pertalite yang dibanderol Rp10.000 per liter menjadi bahan bakar favorit, terutama bagi mereka yang memanfaatkan motor tander sebagai sarana untuk mendapatkan BBM bersubsidi lebih banyak dari batas wajar. Praktik perkeliruan seperti ini kerap disorot karena dinilai merugikan masyarakat yang berhak serta berpotensi memicu kelangkaan.
Hasil investigasi awak media dilokasi tersebut diduga kuat ada kerja sama antara operator dan pemilik motor tander yang pengisiannya sering bolak balik selama 24 jam serta indikasi melibatkan pengawas juga.
Publik serta masyarakat berharap ada pengaturan lebih tegas dari pengelola SPBU 34-157-09 caringin agar distribusi BBM bersubsidi tetap tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu.
Di sisi lain, pihak SPBU 34-157-09 desa caringin kecamatan Cisoka belum memberikan keterangan terkait pengawasan pembelian Pertalite untuk mencegah penyalahgunaan.
Sampai berita ini tayang pihak SPBU belum memberikan keterangan.
( redaksi )


