Iklan

Iklan

Banten Siber News
Sabtu, 06 Juni 2026, Juni 06, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T09:27:52Z

 




SERANG BSN.com-  Irigasi Perpompaan ( IRPOM) merupakan alternatif penyediaan air sebagai suplesi air irigasi untuk pertanian, khususnya di areal di luar sistem irigasi tekhnis dengan memanfaatkan sumber air yang berasal dari sungai, mata air, danau dan sumber air lainnya. 


Proyek irigasi perpompaan (Irpom ) di Desa Parigi  Menggunakan paralon bekas, paralon bekas mesin desel yang lama untuk menyalurkan air dari mesin Pompanisasi ke sawah-sawah milik anggota kelompok tani Nusa Tani. Sabtu, 06/06/2026


Yang baru selesai pengerjaannya oleh kelompok ,  " Nusa Tani ", Desa Parigi Kecamatan Cikande Serang Banten dengan nilai anggaran Rp. 155.700.000,- diduga pemakaian bahan material  menggunakan paralon material bekas.




Saat awak media konfirmasi ke Keben salah satu anggota kelompok " Nusa Tani " dirinya mengeluhkan dengan proyek irpom  didesa Parigi menggunakan material paralon bekas yang lama sementara paralon yang baru masih disimpen dirumah.


Yang jadi pertanyaan petani mengapa harus menggunakan paralon lama. Kenapa yang baru tidak dipasang hanya disimpan dirumah ketua kelompok tani,* 


" Ya pak saya lihat di lokasi pekerjaan pemasangan paralon  ke mesin pompa menggunakan material paralon bekas merk Rucika, tapi pipa yang baru nya ada dirumah ketua kelompok tani pak Jai sebanyak 30 batang, tapi entahlah  paralon tersebut mau dipasang lokasi mana lagi..?" Kata Keben.


Selain paralon bekas petani di desa Parigi mengeluhkan harga pupuk urea yang sangat mahal,  harga pupuk urea mencapai Rp. 120,000 perkarung isi 50 kg, urea itu saya beli dari ketua kelompok tani,  seharus nya untuk anggota kan beli pupuk urea dengan harga sesuai ketentuan dari pemerintah, terkecuali saya minta  sistem hutang bayar panen,  Rabu 03 Juni 2026

"Saya berharap kepada pemerintah daerah agar harga pupuk dikios-kios  pupuk maupun gabungan kelompok tani " (Gapoktan) sesuai ketentuan pemerintah.


Jangan sampai ada dugaan program kementerian irpom ini menjadi ajang manfaat oleh segelintir oknum demi kepentingan pribadi untuk memperkaya diri.

Kini public menanti keseriusan pemerintah dalam menindaklanjuti program tersebut,dan lebih selektif lagi kedepannya untuk mengucurkan anggaran.

  ( Maulana)


Komentar

Tampilkan

Terkini

Topik Populer

Terkini Lainnya